Skip to main content.

Archives

This is the archive for July 2006

Sunday, July 30, 2006

Dalam artikel kali ini saya akan coba menjelaskan bagaimana menyembunyikan tab dalam form Microsoft CRM 3.0. Mengapa saya tekankan versi 3.0? Karena perlu diketahui tehnik penyembunyian tab dan field pada versi 1.2 dan 3.0 agak berbeda.

Mengetahui nama Tab
Tab pada Microsoft CRM, digunakan nama tab dimulai dari tab0Tab. Jadi kita sudah bisa menghitung tab ke berapa yang akan kita sembunyikan atau kita tampilkan.

 

Tab pada sub-modul Opportunity

Saturday, July 29, 2006

Suatu kali ada keperluan dari seorang client yang ingin menyimpan file proposal yang ukurannya sekitar 7.5 Mb ke dalam attachment sub module Opportunity pada Microsoft CRM. Setelah sekian kali mencoba ternyata ia tidak dapat melakukannya. Error yang didapat adalah sebagai berikut
 

Error pada Microsoft Dynamic CRM


Ternyata masalahnya adalah keterbatasan Microsoft CRM untuk menyimpan file dengan ukuran diatas sekitar 5 Mb. Untuk mengatasi masalah ini, saya mempunyai solusi yang mungkin bisa dicoba, yaitu dengan mengubah registry windows pada server Microsoft CRM.

Saturday, July 22, 2006

Microsoft kembali me-release SDK (Software Development Kit) untuk Microsoft CRM versi 3.05.

 



Dalam SDK kali ini telah ditambahkan beberapa sample code baru yang tidak terdapat pada versi sebelumnya. Juga terdapat attribute detail dari semua entity yang ada. Juga sekitar 4000 topik yang diupdate dari versi sebelumnya.

Untuk yang ingin mendownload SDK yang berukuran 16Mb ini dapat mengklik di sini Microsoft CRM SDK 3.05
Jika pada Microsoft CRM versi 1.0 dan 1.2 mengharuskan untuk menginstall Microsoft Exchange, hal inilah yang merupakan salah satu penghambat berkembangnya Microsoft CRM. Oleh karena itu pada versi Microsoft CRM 3.0, Microsoft Exchange bukan lagi menjadi sebuah keharusan. Bahkan kita boleh saja menggunakan email engine apa saja asal mempunyai SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) yang merupakan standard protocol yang hampir semua email engine memilikinya.

Walaupun demikian ada satu feature dari Microsoft CRM 3.0 yang mungkin hilang jika tidak menggunakan Microsoft Exchange. Yakni kemungkinan integrasi untuk semua email yang masuk ke dalam Microsoft CRM, Namun kelemahan ini masih saja bisa diatasi dengan berbagai cara.

Microsoft sudah membuat dokumentasi tentang masalah ini, solusi apa yang mungkin bisa dilakukan jika pelanggan kita tidak menggunakan Microsoft Exchange.

Dokumennya bisa anda download di sini Microsoft CRM 3.0 without Microsoft Exchange

Tuesday, July 18, 2006


Steve Ballmer

Saat Microsoft membuka devisi Microsoft Business Solution yang focus menawarkan solusi aplikasi jadi, banyak vendor yang merasa ketar-ketir. Pasalnya Microsoft yang dahulu dikenal sebagai operating system dan framework supplier, kini bermain pula solusi dimana ini merupakan ladang yang biasa dimainkan para partner-nya.

Belum selesai ketar-ketir para partnernya, MS CEO Steve Ballmer saat menghadiri WWPC (Worldwide Partner Conference) menyatakan bahwa Microsoft Dynamics CRM Live akan dirilis tahun depan. Produk yang ber-code-name Titan ini bukanlah produk terbaru untuk menggantikan Microsoft CRM 3.0, tetapi produk ini merupakan produk service yang ditawarkan Microsoft untuk para perusahaan yang ingin mempunyai fasilitas CRM tetapi tidak/belum ingin memiliki aplikasi ini.

Sunday, July 16, 2006

Karena dalam pekerjaan, saya merupakan BI (Business Intelligence) and MSCRM (Microsoft Customer Relationship Management) specialist, maka mungkin kali ini saya akan lebih banyak cerita tentang ke produk itu sendiri. Mengapa saya mau-maunya jadi MSCRM specialist? Padahal produk-produk CRM sudah cukup banyak sekali.
Satu hal yang membuat saya tertarik mempelajari produk ini adalah selain produk yang flexibile, kemampuan produk ini untuk di-enhance dengan mudah tanpa harus besar tergantung dengan vendor dalam hal ini adalah Microsoft dan juga kemampuan untuk melakukan integrasi dengan produk lain yang sangat terbuka.
 
Integrasi antara produk Microsoft

Friday, July 14, 2006


Jika perusahaan anda sudah memutuskan mengubah focusnya menjadi customer centric, mungkin satu hal yang bisa dipikirkan adalah kebutuhan aplikasi yang mendukung kebutuhan ini.
Seperti yang sudah saya tulis pada artikel sebelumnya, kebutuhan aplikasi untuk menerapkan pelayanan pelanggan yang baik tergantung dengan jumlah pelanggan dan transaksi yang dilakukan perhari. Jika jumlah pelanggan anda masih sedikit dan jumlah transaksi masih mungkin terpantau. Mungkin belum dibutuhkan aplikasi, tapi jika jumlah pelanggan dan calon pelanggan yang sudah banyak mungkin inilah saatnya anda membutuhkan aplikasi.

Setelah keputusan dibuat untuk memiliki sebuah aplikasi CRM, mungkin satu hal yang menjadi pertanyaan adalah aplikasi seperti apa yang cocok dan yang sesuai. Berikut adalah beberapa point yang perlu anda perhatikan dan cermati dalam menentukan aplikasi mana yang sesuai dengan kebutuhan anda tersebut.

Wednesday, July 12, 2006



Dalam sebuah perusahaan, bukan rahasia lagi bahwa saat ini sistem aplikasi telah menjadi alat bantu yang sangat membantu operasional perusahaan, bahkan untuk beberapa perusahaan sudah menjadi jantung kehidupan perusahaan itu sendiri.
Kalau dahulu banyak perusahaan yang banyak membenahi dari sisi internalnya dengan menggunakan apliasi ERP (Enterprise Resource Planing), yang saat ini yang menurut saya paling menjanjikan adalah aplikasi yang berhubungan dengan CRM (Customer Relationship Manangement).

Mengapa?
Karena seperti kita ketahui, bahwa di jaman yang penuh dengan kompetisi seperti sekarang ini. Makin banyak perusahaan yang menjual produk yang sama. Tapi di mata konsumen masih sedikit perusahaan yang memberikan pelayanan yang baik. Kalau dahulu orang berpikir dengan keunggulan sebuah produk, perusahaan penghasil produk itu pasti akan dapat memimpin pasar. Tapi sekarang selain mencari produk yang unggul, konsumen juga mencari pelayanan yang lebih.
Walaupun tetap tidak bisa disangkal bahwa produk bagus tetap menjadi salah satu point penting bagi konsumen untuk menentukan pilihan namun jika ke depannya konsumen kecewa karena After Service-nya maka konsumen itu akan berpikir ulang untuk memutuskan membeli produk yang sama dan bukan tidak mungkin akan melirik ke produk lain yang sejenis.